Selasa, 29 Mei 2012

Misteri lirik Bohemian Rhapsody, lagu terbaik dari Queen


Menurut gue sendiri bohemian rhapsody adalah lagu terbaik di dunia yang penah diciptakan. Sebanyak apapun lo mendengarya, maka anda akan memutarnya lagi. Mungkin hanya bisa ditandingi oleh lagu terbaik Michael jackson dan lagu dari album the beatles.
Kita tahu Freddy Mercury sang vokalis Queen sering menciptakan lagu dengan kunci-kunci yang aneh. Tapi khusus untuk bohemian rhapsody dia membuat lirik lagu ini menjadi begitu aneh dan begitu misteri. Kadang dia mengumandangkan nama Allah dalam Bismillah tapi kemudian malah mengucapkan nama Iblis Beelzebub.
Selain itu bohemian rhapsody ini juga dibumbui dengan mantra ,istilah atau karakter sejarah seperti : Scaramouche (pengecut banyak omong),  Figaro (tarian), Fandango (tarian), Mama Mia (ucapan senang/terkejut), Galileo(Ilmuwan dari Italia)  dan Magnifico (mungkin magnet).
Berikut adalah beberapa pendapat yang mencoba menguak misteri lirik di lagu bohemian rhapsody,sebuah karya luar biasa dari Freddy Mercury sang vokalis Queen:
1. Dari awal lirik lagu, bisa dikatakan misteri ini adalah tentang orang miskin yang membunuh orang. Akibatnya dia dihukum dan kemudian menulis pesan kepada ibunya. Tapi dia meminta pengampunana atas dasar kemiskinan, Dia menginginkan hanya Tuhan yang menghukumnya bukan masyarakat.
2. Sama seperti diatas tapi kali orang yang diceritakan dalam lirik lagu terbaik queen ini malah mengelak dia telah membunuh. Dengan menggunakan istilah jalanan : “menari” (will you do a fandango). Bahkan perbuatannya dituduhkan hasil jebakan dari Setan Beezelbub.
3. Sama seperti 2 paragah diatas. Tapi orang ini tidak ingin dikasihani, bisa anda temukan artinya di lirik “I need no sympathy”. Dan kemudian dia membaca mantra bahkan doa supaya lolos dari hukuman mati.
4. Lagu  bohemian rhapsody ini menceritakan tentang Freddy Mercury sendiri. Lirik “just killed a man” bisa juga diartikan membunuh dirinya sendiri.

BUTIRAN DEBU by RUMOR

Gue sebagai remaja galau masa kini gag afdol kalo gag update lagu - lagu galau Indonesia yang lagi ngehits, berikut salah satu lagu galau favorit gue saat ini, judulnya BUTIRAN DEBU by RUMOR.

Lirik Lagu " BUTIRAN DEBU " - RUMOR

Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa untuk selamanya

Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa sepanjang usia

Hingga tiba saatnya aku pun melihat
Cintaku yang khianat, cintaku berkhianat

Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
Aku tenggelam dalam lautan luka dalam
Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu

Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa untuk selamanya

Namaku cinta ketika kita bersama
Berbagi rasa sepanjang usia

Hingga tiba saatnya aku pun melihat
Cintaku yang khianat, cintaku berkhianat ooh

Menepi menepilah menjauh
Semua yang terjadi di antara kita ooh

Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
Aku tenggelam dalam lautan luka dalam
Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu

(aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
Aku tenggelam dalam lautan) dalam luka dalam
Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
Aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu
Aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu

DOWNLOAD LAGU " BUTIRAN DEBU " - RUMOR

Diksi dalam Stand-up Comedy

“Never underestimate the power of diction

Diksi adalah pemilihan kata dan penyusunan kata dalam kalimat dalam sebuah naskah, termasuk di dalamnya naskah komedi.

Sebuah materi stand-up comedy boleh jadi lucu, diksi membuatnya lebih tajam. Saat melempar punchline pilihlah kata yang yang ear-cathcy, kalau bisa nyeleneh atau bahkan kontroversial.
Contohnya ada comic yang  membawakan sebuah bit tentang kemacetan dan hubungannya dengan pedagang asongan. Kita tahu, bahwa jenis barang/makanan yang dijual oleh pedagang asongan itu banyak, namun comic tsb mengambil contoh ‘gemblong’ dalam bit-nya. Gemblong ketika diucapkan terdengar lucu, membuat bit-nya tentang kemacetan lebih tajam.

Contoh lain adalah Acho Muhadkly dengan bit-nya tentang ‘toilet masa depan’. Acho tidak menggunakan kata ‘toilet’ melainkan dia memilih ‘jamban’. Kata ini semakin menguatkan posisi Acho sebagai pakarnya lelucon ‘tongkrongan’ yang ‘Betawi banget’. Apalagi dalam kalimat lengkap Acho menambahkan kata ‘evolusi’.

Kalimat setup Acho dalam bit ini berbunyi: “Jamban, mengalami evolusi.” Kalimat ini lucu, karena pemilihan katanya menggabungkan antara bahasa sehari-hari dengan bahasa ilmiah, jenis diksi: kontradiksi. Dengan diksi yang tepat bahkan sebuah setup sudah memancing tawa.